Beranda/Lingkungan

Lingkungan

Atasi kekeringan lahan, Pemkab Garut distribusikan puluhan pompa air

Dinas terkait menyalurkan pompa ke petani terdampak kemarau agar musim tanam tidak gagal di lahan yang kehilangan debit irigasi.

Minggu, 13 September 2026 pukul 12.00 WIB·1 menit baca·Sumber: RRI

Hamparan batang kering di kawasan Papandayan
Ilustrasi lanskap alam Kabupaten Garut. — Foto ilustrasi (ilustrasi, bukan foto peristiwa)

Pemerintah Kabupaten Garut mendistribusikan puluhan pompa air untuk menekan dampak kekeringan pada lahan pertanian. RRI menayangkan laporan itu pada 13 September 2026, saat sejumlah kawasan di Jawa Barat memasuki musim kemarau berkepanjangan.

Pompa ditujukan bagi petani yang kehilangan debit irigasi atau sumur. Garut adalah lumbung hortikultura dan padi dengan kantong produksi di Kadungora, Leles, Cikajang, dan pesisir selatan. Kekeringan di satu kecamatan cepat berimbas pada harga pangan lokal.

Distribusi pompa adalah langkah jangka pendek. Dinas pertanian dan BPBD tetap diminta memetakan desa rawan gagal tanam serta menyiapkan skema pompanisasi yang tidak menguras air tanah secara berlebihan.