Garut Siap Jadi Pusat Bioetanol Nasional, Syakur Sediakan 27 Ribu Hektar Lahan
GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut bersiap mengambil peran strategis dalam menopang ketahanan energi nasional melalui pengembangan industri bioetanol berbahan baku jagung dan singkong. Langkah ini ditandai dengan rencana pembangunan pabrik pengolahan hasil kerja sama dengan pemerint
Rabu, 23 September 2026 pukul 09.24 WIB·1 menit baca·Sumber: Gosip Garut·Kabar langsung

GOSIPGARUT.ID — Kabupaten Garut bersiap mengambil peran strategis dalam menopang ketahanan energi nasional melalui pengembangan industri bioetanol berbahan baku jagung dan singkong. Langkah ini ditandai dengan rencana pembangunan pabrik pengolahan hasil kerja sama dengan pemerintah pusat guna memperkuat kemandirian energi berbasis komoditas lokal.
Kesiapan tersebut ditegaskan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin usai menghadiri Rapat Koordinasi Program Khusus Pemerintah untuk Bioethanol di kawasan Pengadegan Selatan, Jakarta Selatan, Senin, 21 September 2026 lalu. Garut yang selama ini menjadi pemasok utama jagung di Jawa Barat dinilai memiliki basis produksi yang memadai untuk diserap industri energi terbarukan.
Syakur mengungkapkan, pemerintah pusat membuka peluang investasi pembangunan pabrik pengolahan bioetanol dan pabrik singkong di wilayahnya. Kehadiran fasilitas pengolahan ini diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi daerah sekaligus solusi penyerapan tenaga kerja secara masif.
“Kami mendapatkan informasi bahwa ada peluang bagi kami untuk dibangunkan pabrik bioethanol dan juga pabrik singkong, sehingga masyarakat Garut lebih bersemangat lagi untuk menanam singkong dan jagung dan ujungnya adalah meningkatkan ketahanan energi,” kata Syakur.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Garut menyiapkan alokasi lahan skala besar. Dari total 60 ribu hektar lahan ketahanan pangan yang dikelola saat ini, Pemkab Garut menambah 15 ribu hektar lahan khusus penanaman jagung untuk bahan baku energi. Selain itu, sekitar 12 ribu hektar lahan disiapkan terpisah untuk pengembangan budidaya singkong.