Pemkab Garut tangani 10 korban selamat insiden KM Virgo
Bupati Abdusy Syakur Amin menyambut warga Desa Situsaeur di Rumah Singgah Dinas Sosial dan menyiapkan pemeriksaan kesehatan serta pemulihan trauma.
Kamis, 17 September 2026 pukul 22.16 WIB·1 menit baca·Sumber: ANTARA News

Pemerintah Kabupaten Garut menurunkan tim kesehatan dan pendamping sosial untuk menangani 10 warga yang selamat dari insiden tenggelamnya Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. Para penyintas tiba di Rumah Singgah Dinas Sosial Garut pada Kamis malam, 17 September 2026, dan disambut langsung Bupati Abdusy Syakur Amin.
Menurut bupati, para korban dipastikan mendapat pemeriksaan kesehatan umum secara intensif sebelum dipulangkan ke Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan. “Kita akan melakukan pengecekan kesehatan, keseluruhan, kesehatan umum, kalau mereka dinyatakan sudah dianggap sehat, mereka bisa kembali ke warganya,” kata Syakur.
Pemkab terus memantau perkembangan warga Garut yang menjadi korban tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari. Selain pemeriksaan medis, daerah menyiapkan tim gabungan untuk menangani kondisi trauma di desa setempat. “Supaya mereka mendapatkan pemulihan segera dan nanti bisa beraktivitas kembali karena menurut saya mereka kemungkinan bisa mengalami trauma,” ujarnya.
Korban selamat sementara ditahan di rumah singgah agar tidak langsung berbaur dengan keluarga yang masih menunggu kabar warga hilang. Keluarga korban selamat maupun yang belum ditemukan berada di lingkungan satu desa. “Jadi, kita tahan dulu di sini, nanti kira-kira sudah agak malam, supaya lebih tenang mereka kembali ke rumah,” kata bupati.
Data yang diterima Pemkab saat itu mencatat 22 warga Garut menjadi korban: dua orang meninggal dunia dan jenazahnya sudah diserahkan ke keluarga, 10 orang selamat, dan sisanya masih dalam pencarian.