23 warga Garut jadi korban Kapal Virgo: 1 tewas, 11 hilang
Bupati Syakur Amin mengonfirmasi seluruh korban berasal dari Desa Situsaeur, Karangpawitan. Dinsos diminta menelusuri tujuan keberangkatan mereka.
Senin, 14 September 2026 pukul 09.04 WIB·1 menit baca·Sumber: detikJabar

Sebanyak 23 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi korban insiden Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Konfirmasi itu disampaikan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Lapangan Setda Kabupaten Garut, Senin, 14 September 2026.
“Benar, ada 23 orang warga Garut yang menjadi korban insiden Kapal Virgo,” ujar Syakur. Berdasarkan data yang diterima saat itu, satu orang meninggal dunia, 11 orang dinyatakan selamat, dan 11 lainnya belum ditemukan. “11 korban lainnya masih belum ada informasi. Belum ditemukan,” katanya.
Ke-23 korban diketahui berasal dari satu desa yang sama, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan. Belum diketahui tujuan dan keperluan keberangkatan mereka. “Kita akan telusuri. Hari ini sudah saya minta Dinsos untuk melakukan penelusuran,” kata bupati.
KM Virgo Transport 8 dinyatakan hilang kontak pada Sabtu (12/9). Kapal dengan rute Surabaya–Banjarmasin berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak sekitar pukul 10.33 WIB. Kapal yang mengangkut 243 penumpang itu terbalik setelah menghadapi cuaca buruk. Proses pencarian dan evakuasi dilakukan personel SAR gabungan.