2017

Petugas gabungan razia, memeriksa KTP pengunjung hiburan malam di Garut / Foto: PorosGarut
KlikGarut.com - Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Razia Denpom Garut - Razia gabungan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/2 Garut, Korem 062 Tarumanegara Yonif 303 SSM Kostrad Cibuluh, dan Kodim 0611 Garut mendatangagi sejumlah tempat hiburan malam di Garut, Kamis (9/3/2017) malam.

Suasana terlihat berubah saat petugas memasuki beberapa ruangan karaoke serta memeriksa satu-persatu identitas pengunjung. Sejumlah petugas razia gabungan, memeriksa pria yang menggunakan seragam dinas loreng tentara, namun setelah diperiksa oleh petugas ternyata orang tersebut adalah warga sipil yang menggunakan atribut aparat. Ditempat kejadian petugas langsung menyita pakaian loreng yang digunakan masyarakat sipil tersebut dan menggantinya dengan pakaian biasa

Kapten CPM. Eko Budianto Dansatlak Hartib Denpom III/2 Garut, mengatakan pada sejumlah media, sebetulnya razia ini bersifat rahasia, dan merupakan perintah dari Panglima TNI yang ditujukan kepada seluruh jajaran Kodam.

“Sesuai perintah dari Panglima TNI, razia ini di gelar,” tegasnya.

Menurutnya, sasaran razia anggota militer yang ada di tempat-tempat hiburan. Dari hasil razia ini, berhasil menjariang salah satu anggota. Namun belum pasti dari kesatuan mana.

“Ini masih kami periksa, nanti hasilnya kita sampaikan,” ujarnya.

Terkait adanya oknum Polisi yang terjaring razia, Eko belum bisa memberi keterangan, sebab, masih dalam pemeriksaan.

“Masih proses pemeriksaan, dan itu juga berbeda ranah, karena kita tidak libatkan dari Propam Polisi, rajia KTP juga tidak karena kita tidak libatkan Satpol PP, namun kedepan kita akan melibatkan seluruh unsur terkait,” katanya.

Sumber: PorosGarut

Rizki Husen, Lulusan Fikom UNIGA yang jadi Penyidik Bareskrim Polri / Foto: PorosGarut
KlikGarut.com - UNIGA Bangga, Lulusannya Ada Yang Jadi Penyidik Bareskrim Polri - Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Fikom Uniga, Rizki Husen (24) berhasil diterima sebagai anggota penyikdik bareskrim Polri. Putra pasangan dari Arif Husen-Bedah ini mengaku diterima sebagai anggota Polri setelah 6 kali gagal mengikuti seleksi.

Rizki Husen mengungkapkan, merasa bangga dan bahagia setelah dirinya dinyakatan diterima sebagai anggota Polri di kesatuan Penyidik Bareskim Polri, ilmu semasa kuliah yang didapat dari Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom Uniga) benar-benar memberikan manfaat yang sangat berarti.

Ilmu Komunikasi serta kepiawainya dalam bidang IT yang didapat semasa kuliah memberikan nilai tambah saat mengikuti seleksi masuk anggota Polri. Menurutnya ilmu inilah yang menjadikan ia ditempatkan sebagai salah satu penyidik Bareskim Polri.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi UNIGA serta seluruh pihak yang telah mendukung serta membimbing saya selama kuliah, banyak ilmu yang saya dapatkan salah satunya aktifitas ekstrakulikuler kampus yang saya ikuti, banyak ilmu dan bimbingan didalam maupun luar perkuliahan yang terasa manfaatnya sekarang, terutama bagaimana menghadapi dunia kerja, bagaimana bersosialisasi dengan masyarakat dan yang paling utama bagaimana mental ini bisa siap menghadapi kondisi selama saya mengikuti seleksi” ungkapnya, Jum’at (10/3/2017) saat mengunjungi Kampus UNIGA.

Dia juga berharap, adik angkatan saya di Fikom UNIGA ataupun umumnya masyarakat Garut tidak ragu untuk menjadi anggota Polri, satu rupiahpun tidak ada biaya yang dipungut kecuali biaya mengumpulkan persyaratan administrasi, minimal 3 bulan sebelumnya harus mempersiapkan diri terutama fisik dan mental terutama kedisiplinan, era teknologi yang sekarang berkembang mengaruskan setiap insan mempunyai nilai tambah terutama bidang komunikasi dan teknologi informatika.

“Mungkin ini takdir saya, untuk mencari ilmu dulu di Fikom UNIGA dan setelah itu alhamdullilah saya bisa berhasil lolos diterima sebagai anggota penyidik Bareskrim Polri,” kata Rizki

Sementara, Dr. Novie Susanti Suseno, SE. M.Si Wakil Dekan Fikom UNIGA mengaku, Rizki Husen merupakan salah satu mahahsiswa terbaik diangkatanya, selain mempunyai kelebihan di bidang akademik Rizki juga salah satu mahasiswa yang aktif mengikuti berbagai kegiatan kampus, kepandaianya dalam komunikasi serta rajin membuat blog serta bidang IT lainya membuat ia kerap dipercaya mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh fakultas.

“Alhamdullilah kami atas nama lembaga ikut bangga dan merasa senang atas keberhasilan yang dicapai oleh Rizki Husen, apa yang kami berikan selama ini terbukti membuahkan hasil yang sangat gemilang, Rizki ini adalah salah satu mahasiswa yang mempunyai prestasi akademik sangat baik, jadi rasanya bila sekarang Rizki bisa diterima sebagai anggota Polri itu merupakan buah dari kerajinan serta kedisiplinan yang Rizki lakukan selama ini, dan utamanya doa dari orang tua, semoga keberhasilan ini bisa memotivasi serta jadi teladan bagi adik angkatanya,” paparnya.

Sumber: PorosGarut

Acara Donor Darah / Foto: FokusJabar
KlikGarut.com - HPDKI dan PDAM Tirta Intan Ramaikan Donor Darah Hari Jadi Garut - Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) DPC Garut dan PDAM Tirta Intan Garut meramaikan acara donor darah yang digelar TP PKK Garut dan PMI dalam rangkaian Hari Jadi Garut 204, Kamis (9/3/2017).

Menurut Ketua HPDKI Garut Saepuloh, dirinya dengan sejumlah anggotanya ikut serta mendonorkan darah, hingga menjadi kebanggaan tersendiri bisa mendonorkan darah dalam rangkaian Hari Jadi Garut ini, apalagi donor darah adalah kewajiban untuk membantu mereka yang membutuhkan.

Hal senada juga disampaikan Direktur PDAM Tirta Intan Garut Doni Suryadi, dirinya mengaku seringi mengikuti kegiatan donor darah.

“Saya setahun bisa tiga kali donor darah, karena selain membantu sesama, donor darah juga baik bagi kesehatan,” ungkapnya.

Doni juga telah menginstruksikan pegawainya agar ikut serta dalam kegiatan sosial donor darah ini.


Sumber: FokusJabar

Risman, bocah yang mengenaskan, kondisinya hampir tinggal tulang berbalut kuli / Foto: GarutNews
KlikGarut.com - Yang Peduli, Yuk Bantu Risman! Kondisinya Sangat Mengenaskan...!!! - Kondisi sangat mengenaskan mewarnai sehari-hari anak laki-laki berusia 14 tahun ini, hanya bisa termangu tak berdaya atau terbaring di kasur kecil lapuk. Pandangan mata tampak nanar, dengan tubuh kurus kering, nyaris menyisakan tulang berbalut kulit.

Meski sekali-kali duduk sekadar menghilangkan pegal juga kejenuhan, dia sama sekali sulit merasakan kenyamanan. Lantaran lutut kaki kanannya tak bisa menekuk. Begitu pun kedua lengan sukar digerakkan. Setiap kali berupaya meluruskan kaki atau menggerakkan tangan, rasa sakit tak terperi serta merta menjalar membuatnya hanya bisa mengaduh, dan meringis perih.

Pergi sekolah, bahkan sekadar bermain dengan teman-teman hanya tinggal menyisakan angan-angan di benak. Risman namanya, dia mengetahui keberadaan anak-anak tetangga dari suara tawa ceria mereka terdengar gaungnya melalui celah-celah bilik rumah beranyaman bambu. Ny. Kokom, ibunda Risman menanggung beban hidup yang lumayan berat karena harus menafkahi kedua anaknya, serta ibu kandungnya yang sudah tua renta.

Selama ini waktunya dihabiskan di atas kasur lapuk terhampar di lantai rumah berukuran sekitar 18 meter2. Bahkan sering kali buang air kecil maupun buang air besar di sana.

Tak ada merawatnya selain sang ibu Ny. Kokom (50), dan nenek Mak Iyok (75). Namun waktu dimiliki sang ibu hanya sore hingga pagi sebab siang hari sibuk mencari nafkah memburuh dengan penghasilan jauh dari mencukupi.

Sedangkan neneknya terbilang janda jompo berkondisi kesehatan juga memprihatinkan. Sementara sang ayah lama bercerai, dan entah berada di mana.

Kondisi dialami Risman berlangsung sejak tujuh tahun terakhir. Menurut Ny. Kokom, sebenarnya anaknya yaitu Risman terlahir dan tumbuh normal laiknya anak-anak. Namun menginjak usia sekitar tujuh tahun, atau sewaktu duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar, dia terjatuh, dan terus mengalami sakit demam memaksanya hanya bisa terbaring di tempat tidur.

Sempat ditangani tukang urut, namun sakitnya tak kunjung sembuh. Terbentur masalah ekonomi keluarga, dia hingga kini sama sekali tak sempat mendapatkan penanganan medis.

Diperparah, karena tak mendapatkan asupan yang layak, kondisi Risman terus memburuk. Pertumbuhan fisiknya jauh tertinggal dari teman-teman sebayanya. Tubuhnya kering kerontang. Nyaris hanya tinggal tulang belulang berselimut kulit. Diduga dia mengalami gizi buruk.

“Jangankan untuk pengobatan, untuk menutupi kebutuhan makan sehari-hari saja susah. Saya kerja kuli, tetapi penghasilan sangat jauh dari UMK (Upah Minimum Kabupaten). Namun saya pun ingin anak saya sembuh, dan tumbuh berkembang seperti anak-anak lainnya,” ungkap Ny.Kokom.

Penduduk Kampung Cipepe RT 01/01 Mekargalih Tarogong Kidul itu katakan, kendati serba kekurangan, sampai saat ini, dirinya tak pernah mendapatkan bantuan dari pihak manapun termasuk pemerintah desa setempat.

Tak pernah menerima sentuhan bantuan “Program Keluarga Harapan” (PKH) maupun bantuan tunai langsung. Akses mendapatkan layanan “Badan Penyelenggara Jaminan Sosial” (BPJS) juga tak dimilikinya.

Tetangga Ny. Kokom, termasuk Mamat (41) menyayangkan tak adanya perhatian pemerintah daerah termasuk pemerintahan desa setempat terhadap kondisi dialami Risma beserta keluarganya tersebut.

“Kami ingin membantu. Tetapi apa daya. Kondisi kami tetangganya juga sama lemah ekonomi. Hanya mereka memang lebih butuh perhatian. Ny. Kokom sendirian harus menanggung dua jiwa sama-sama kondisinya repot. Ibunya jompo sering sakit-sakitan, dan jalan pun beringsut. Bayangkan ! Makan pun paling-paling hanya bala-bala, dan lepeut,” ujar Mamat.

Menurutnya, kondisi Risma sekarang ini agak mendingan bisa berbicara meski tak lancar. Sebelumnya dia hanya terbaring di kasur, dan sama sekali tak bisa berbicara.

Mamat menyebutkan, bangunan rumah berdindingkan anyaman bambu ditinggali Ny. Kokom itu merupakan rumah ibunya Mak Iyok, dibangun di atas tanah milik pihak lain.

“Maka, rasanya menyakitkan ketika melihat pemerintah Garut mengada-adakan beragam acara Hari Jadi Garut seperti pesta yang seolah Garut maju, rakyatnya makmur. Padahal kami rasakan sangat jauh dari kenyataan,” ungkap pria sehari-hari berprofesi buruh serabutan itu.

Yang peduli, yuk kita bantu Risman!

Sumber: GarutNews

Kepala BNNK Garut Anas Saepudin / Foto: Deni Rinjani/FokusJabar

KlikGarut.com - Penggunaan Pakaian Dinas Pemkab Garut Dinilai Diskriminatif - Ternyata penggunaan pakaian dinas harian seragam non PNS yang dibedakan dari seragam harian dinas PNS di lingkungan Pemkab Garut sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri ) Nomor 6/2016, hingga kini belum sepenuhnya efektif.

Bupati Rudy Gunawan baru mengeluarkan Surat Edaran mengenai pemakaian seragam non PNS tersebut pada 6 Maret 2017 dengan nomor 025/665/Org tentang Penggunaan Pakaian Dinas Non PNS di lingkungan Pemkab setempat. Disusul Surat Edaran Bupati Garut tertanggal 8 Maret 2017 bernomor 025/674/Org tentang Penggunaan Pakaian Dinas Non PNS di Lingkungan Pemkab.

Padahal sebelumnya dikeluarkan Peraturan Bupati Garut bernomor 22/2016 tentang penggunaan pakaian dinas di lingkungan Pemkab berkaitan Permendagri Nomor 6/2016 tentang perubahan ketiga atas Permendagri Nomor 60/2007 tentang pakaian dinas PNS di lingkup Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Ketentuan terbaru menyebutkan, semula penggunaan pakaian dinas bagi tenaga non PNS menggunakan pakaian dinas harian kemeja/baju putih, celana/rok warna hitam atau gelap maka mulai 8 Maret 2017 diubah.

Yakni pada Senin hingga Rabu menggunakan pakaian harian kemeja/baju putih, celana/rok warna khaki. Kamis menggunakan pakaian dinas harian baju khas Sunda, dan Jum’at menggunakan pakaian olahraga mulai pukul 07.30 WIB sampai 11.30 WIB, serta pakaian batik garutan mulai pukul 11.30 WIB sampai 16.30 WIB.

Sedangkan penggunaan jenis pakaian dinas bagi non PNS tertentu (non administrasi) disesuaikan kebutuhan diatur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing dengan tetap memerhatikan atribut dan kelengkapan pakaian dinas yang membedakan PNS dan Non PNS.

Yaitu pakaian Dinas Penanggulangan Bencana Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja, petugas pemadam kebakaran, Dinas Perhubungan, tenaga pendidik, petugas kebersihan, tenaga kesehatan, dan tenaga medis RSUD.

Pemberlakuan pemakaian seragam non PNS seperti tenaga kerja kontrak di lingkungan Pemkab sendiri mendapatkan respon beragam. Baik dari kalangan PNS maupun non PNS. Namun kebanyakan tenaga non PNS menyatakan berkebaratan, dan meminta ketentuan tersebut ditinjau ulang karena mengesankan diskriminatif.

“Ada-ada saja aturan ini. Pakaian saja harus beda. Apa manfaatnya ? Memang kami masih TKK. Tapi kalau kerjaan ya hampir samalah. Meski honor sangat jauh berbeda,” ungkap salah seorang tenaga kerja kontrak (TKK) di salah satu SKPD Pemkab Garut, Rabu (08/03-2017).

Ungkapan senada dikatakan pula Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Garut Cecep Kurniadi.
“Ini suatu bentuk diskrimiasi terhadap honorer. Memang secara status kami beda, dan kesejahteraan pun kami beda. Tetapi dalam hal perpakaian, akankah hal ini juga perlu dibedakan ?” tandasnya.

Padahal, lanjutnya, kerja honorer terlebih guru, sama-sama turut mencerdaskan kehidupan bangsa, dan menjalankan semua kewajiban sama.

“Kami berharap dilakukan evaluasi atau ditinjau ulang terhadap kebijakan ini,” imbuhnya.
Namun sejumlah TKK lainnya mengatakan tak ada masalah dengan pembedaan seragam dinas harian tersebut.

“Tidak begitu jadi masalah. Malahan mungkin ada bagusnya. Jadi bisa kelihatan, siapa yang kerjanya serius dan rajin di Pemkab. Yang PNS atau bukan,” tegas salah seorang TKK bertugas di salah satu UPT di Kecamatan Sukawening.

Sumber: GarutNews

KlikGarut.com - Percetakan Zira Mandiri: Mengerjakan Papan Data, Plang, Huruf Timbul, dll - Percetakan Zira Mandiri menawarkan produk berupa Papan Data Manual untuk sekolah (SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA dan Perguruan Tinggi) dan untuk Kantor / Intansi baik Pemerintah maupun Swasta juga Kantor Desa / Kelurahan.

Selain Papan Data, Percetakan Zira Mandiri juga melayani pembuatan Plang untuk sekolah (SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA dan Perguruan Tinggi) dan untuk Kantor / Intansi baik Pemerintah maupun Swasta juga Kantor Desa / Kelurahan.

Melayani juga pembuatan Neon Box, Running Text, Huruf Timbul Stainless, Prasasti, Batu Nisan, Stempel, Nota/Faktur, Name Tag, ID Card, Mug, dll.

Silahkan hubungi Percetakan Zira Mandiri di nomor HP 081321757641, atau bisa datang langsung ke Kp. Cadasbodas, Desa Mekarsari, Cibatu - Garut.

Melayani seluruh wilayah Garut: Cisewu, Caringin, Talegong, Bungbulang, Mekarmukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cikelet, Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Peundeuy, Singajaya, Cihurip, Cikajang, Banjarwangi, Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cisurupan, Sukaresmi, Samarang, Pasirwangi, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Pangatikan, Sucinaraja, Sukawening, Karangtengah, Banyuresmi, Leles, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Cibiuk, Kadungora, Limbangan, Selaawi, Malangbong dan luar Garut! Ciamis, Tasikmalaya, Pangandaran, Ciawi, Nagreg, Cicalengka, Rancaekek, Cileunyi, Cibiru, Bandung, Bekasi, Cianjur, Baturaja, Palembang, dll.


KlikGarut.com - Daftar Jasa Service Mesin Cuci di Garut - Saat ini, Mesin Cuci bukan lagi merupakan barang mewah, kalangan menengah kebawah sudah bisa dipastikan mempunyai barang tersebut. Selain harganya sudah mulai terjangkau, produk tersebut juga bisa di dapat dengan cara mencicil.

Tapi, apa jadinya jika Mesin Cuci tersebut bermasalah atau rusak? Anda tidak bisa lagi memanfaatkan produk tersebut. Badan capek, tangan jadi kasar karena Mesin Cuci yang Anda punya rusak.

Jika sudah demikian, Anda perlu menservice Mesin Cuci tersebut. Nah, berikut ini adalah daftar jasa service Mesin Cuci yang ada di Garut. Silahkan Anda hubungi, semoga Mesin Cuci Anda baik lagi seperti sedia kala.
  1. Java Cool Teknik - Alamat: Jl. Wanaraja, Kudang I RT 01/04 Wanaraja Garut. Telepon: 081315491155 / 081312361659
  2. Gemilang Teknik - Alamat: Garut. Telepon: 081382884344
  3. Wijdan Service - Alamat: Cibatu. Telepon:
Perawatan service AC biasanya meliputi: cuci Mesin Cuci , instalasi, isi freon, bongkar / pasang, sparepart, bahkan bisa pengadaan unit, dll.

Biasanya, tukang service Mesin Cuci di Garut melayani seluruh wilayah Garut, seperti Cisewu, Caringin, Talegong, Bungbulang, Mekarmukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cikelet,  Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Peundeuy, Singajaya, Cihurip, Cikajang, Banjarwangi, Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cisurupan, Sukaresmi, Samarang, Pasirwangi, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Pangatikan, Sucinaraja, Sukawening, Karangtengah, Banyuresmi, Leles, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Cibiuk, Kadungora, Limbangan, Selaawi, Malangbong bahkan luar Garut!

Jika Anda merupakan tukang service Mesin Cuci di Garut, silahkan hubungi kami di bisnis@klikgarut.com untuk ditampilkan dalam daftar jasa service Mesin Cuci di Garut.

KlikGarut.com - Daftar Jasa Service Kulkas di Garut - Saat ini, Kulkas atau lemari pendingin bukan lagi merupakan barang mewah, kalangan menengah kebawah sudah bisa dipastikan mempunyai barang tersebut. Selain harganya sudah mulai terjangkau, produk tersebut juga bisa di dapat dengan cara mencicil.

Tapi, apa jadinya jika Kulkas tersebut bermasalah atau rusak? Anda tidak bisa lagi memanfaatkan produk tersebut, tidak bisa menikmati segarnya air dingin karena Kulkas rusak.

Jika sudah demikian, Anda perlu menservice Kulkas tersebut. Nah, berikut ini adalah daftar jasa service Kulkas yang ada di Garut. Silahkan Anda hubungi, semoga Kulkas Anda baik lagi seperti sedia kala.
  1. Java Cool Teknik - Alamat: Jl. Wanaraja, Kudang I RT 01/04 Wanaraja Garut. Telepon: 081315491155 / 081312361659
  2. Gemilang Teknik - Alamat: Garut. Telepon: 081382884344
  3. Wijdan Service - Alamat: Cibatu. Telepon:
Perawatan service Kulkas biasanya meliputi: mesin tidak hidup, tdak dingin, isi freon, sparepart, bahkan bisa pengadaan unit, dll

Biasanya, tukang service Kulkas di Garut melayani seluruh wilayah Garut, seperti Cisewu, Caringin, Talegong, Bungbulang, Mekarmukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cikelet,  Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Peundeuy, Singajaya, Cihurip, Cikajang, Banjarwangi, Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cisurupan, Sukaresmi, Samarang, Pasirwangi, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Pangatikan, Sucinaraja, Sukawening, Karangtengah, Banyuresmi, Leles, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Cibiuk, Kadungora, Limbangan, Selaawi, Malangbong bahkan luar Garut!

Jika Anda merupakan tukang service Kulkas di Garut, silahkan hubungi kami di bisnis@klikgarut.com untuk ditampilkan dalam daftar jasa service Kulkas di Garut.

KlikGarut.com - Daftar Jasa Service AC di Garut - Saat ini, AC bukan lagi merupakan barang mewah, kalangan menengah kebawah sudah bisa dipastikan mempunyai barang tersebut. Selain harganya sudah mulai terjangkau, produk tersebut juga bisa di dapat dengan cara mencicil.

Tapi, apa jadinya jika AC tersebut bermasalah atau rusak? Anda tidak bisa lagi memanfaatkan produk tersebut. Rumah menjadi panas karena AC yang Anda punya rusak.

Jika sudah demikian, Anda perlu menservice AC tersebut. Nah, berikut ini adalah daftar jasa service AC yang ada di Garut. Silahkan Anda hubungi, semoga AC Anda baik lagi seperti sedia kala.
  1. Java Cool Teknik - Alamat: Jl. Wanaraja, Kudang I RT 01/04 Wanaraja Garut. Telepon: 081315491155 / 081312361659
  2. Gemilang Teknik - Alamat: Garut. Telepon: 081382884344
  3. Wijdan Service - Alamat: Cibatu. Telepon:
Perawatan service AC biasanya meliputi: cuci AC, instalasi, isi freon, bongkar / pasang, sparepart, bahkan bisa pengadaan unit, dll.

Biasanya, tukang service AC di Garut melayani seluruh wilayah Garut, seperti Cisewu, Caringin, Talegong, Bungbulang, Mekarmukti, Pamulihan, Pakenjeng, Cikelet,  Pameungpeuk, Cibalong, Cisompet, Peundeuy, Singajaya, Cihurip, Cikajang, Banjarwangi, Cilawu, Bayongbong, Cigedug, Cisurupan, Sukaresmi, Samarang, Pasirwangi, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Garut Kota, Karangpawitan, Wanaraja, Pangatikan, Sucinaraja, Sukawening, Karangtengah, Banyuresmi, Leles, Leuwigoong, Cibatu, Kersamanah, Cibiuk, Kadungora, Limbangan, Selaawi, Malangbong bahkan luar Garut!

Jika Anda merupakan tukang service AC di Garut, silahkan hubungi kami di bisnis@klikgarut.com untuk ditampilkan dalam daftar jasa service AC di Garut.

MKRdezign

[recent][newsticker]

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget